Gubernur Rohidin: Vaksinasi COVID-19 Capai Target, Protokol Kesehatan Tetap Harus Dilakukan

- Selasa, 28 Desember 2021 | 20:15 WIB
Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri RI
Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri RI

BENGKULU - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan COVID-19 di masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 serta Penanganan Varian Omicron via Virtual Meeting, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (27/12).

Dijelaskan Gubernur Rohidin, berdasarkan Rakor yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian bersama Menkes RI Budi Gunadi Sadikin, pemerintah pusat menekankan pentingnya terus melaksanakan protokol kesehatan 5M, walaupun daerah telah mencapai target vaksinasi COVID-19. "Prinsipnya itu sama, kepatuhan kita terhadap protokol kesehatan terutama di level mikro dan pada waktu kegiatan perayaan natal dan tahun baru," ungkap Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Kemudian lanjut Gubernur Rohidin terkait dengan capaian vaksinasi COVID-19, baik dosis 1 maupun dosis 2, yang terus di-break down lagi sasarannya hingga ke lansia dan anak-anak. "Ketika capain ini sudah mencapai target, kita relatif tenang. Namun kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan itu terus kita (jajaran pemerintah) sampaikan," pungkasnya.

Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan 8 strategi utama penanggulangan Pandemi COVID-19 pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 serta Penanganan Varian Omicron.

Protokol Kesehatab 5 M, menjelang Tahun Baru arahan dari Mendagri RI

Pertama, protokol kesehatan 5 M terutama penggunaan masker dan menghindari kerumunan.

Kedua, pengetatan kedatangan dari Luar Negeri dan Himbauan untuk tidak keluar Negeri dan ketiga, penegakan Aplikasi PeduliLindungi, dimana Kemendagri akan membentuk Tim Supervisi dari Ditjen Otda tentang Perda/ Perkada.

Kemudian Keempat, PPKM berbasis level mikro. Kemendagri akan membentuk Tim Supervisi ke Daerah tujuan liburan Natal dan Tahun Baru. Dalam hal ini, juga dikeluarkan Inmendagri Nomor 67 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali serta Inmendagri Nomor 69 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Dan Papua.

Halaman:

Editor: Andi Hartono

Tags

Terkini

Pelantikan Presidium MD KAHMI Bengkulu Utara

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Pengukuhan Kepengurusan ICMI Kabupaten Seluma

Sabtu, 9 Juli 2022 | 21:45 WIB

Safran Terpilih Jadi Ketua FKW KAHMI Bengkulu

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:15 WIB

WALHI BENGKULU Inisiasi Pembentukan AP2SI BENGKULU

Kamis, 23 Desember 2021 | 13:25 WIB

Sosialisasi dan Pembekalan Peran Pramuka

Rabu, 22 Desember 2021 | 22:35 WIB

Terpopuler

X