Daftar Pengurus PBNU 2021-2026, Mardani H Maming Sebagai Bendahara Umum PBNU

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:25 WIB
Pimpinan PBNU masa Khidmat 2021-2026
Pimpinan PBNU masa Khidmat 2021-2026

BENGKULU - Ketua Umum Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) baru saja mengumumkan susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027. Adapun yang terbaru kini dalam Susunan pengurus baru PBNU, salah satunya dengan mengakomodir dari kalangan perempuan.  Ada sebelas nama perempuan yang masuk dalam susunan Kepengurusan selama lima tahun kedepan. 

Komposisi perlibatan perempuan itu diungkapkan pula oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) ketika mengumumkan susunan kepenggurusan di lantai 8 gedung PBNU, jl. Kramat Raya No 164 Jakarta Pusat, pada Rabu (12/01/2022)

"Baru kali ini, setelah 96 tahun usia NU menurur kalender masehi atau 99 tahun menurut kalender hijriah, kaum perempuan diakomodasi didalam susunan pengurus harian PBNU", kata Gus Yahya 

Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) mengakomodasi politisi dari berbagai partai guna mengambil jarak politik secara sama setara dengan berbagai sudut kepentingan politik dan bisa saling mengontrol untuk menjaga politik tetap sama ujar Gus Yahya 

Gus Yahya menegaskan bahwa strategi yang dipilih adalah memasukkan kepentingan politik yang ada supaya satu sama lain saling menjaga ujarnya. Kalau pun lanjutnya, kepentingan politik dibersihkan sama sekali dari kepenggurusan 

Gus Yahya bilang, Postur dari susunan pengurus ini merupakan gabungan dari sisi kedaerahan, gender maupun orientasi politik 

Dari segi kedaerahan, semua daerah terwakili dalam PBNU yang berwajah Nusantara kata Gus Yahya dalam komferensi Pers secara virtual, Rabu 12 Januari 2022 diputuskan dalam rapat bersama tim formatur meliputi kiai, akademisi, aktivis, hingga politisi pada 5 Januari 2022.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menjelaskan bahwa kepengurusan baru berisikan sekitar 180 orang, lebih gemuk ketimbang kepengurusan periode sebelumnya. Kami berkepentingan untuk menjangkau seluas-luasnya seluruh konstituen sehingga kami membutuhkan personel yang cukup banyak," katanya, Rabu, 12 Januari 2022, dikutip dari Antara. "Kedua, karena visi yang kami usung dengan sendirinya menuntut perkembangan aktivitas berlipat dari sebelumnya, sehingga kami membutuhkan penambahan personel untuk menangani pekerjaan yang besar tersebut," imbuhnya.

Gus Yahya memilih Saifullah Yusuf sebagai Sekretaris Jendral dan Mardani H. Maming sebaga Bendahara Umum PB NU serta nama Khofifah Indar Parawansa yang kini menjabat Gubernur Jawa Timur juga masuk sebagai Ketua PBNU

Halaman:

Editor: Andi Hartono

Tags

Terkini

Terpopuler

X