Hukum Menjual Kulit dan Kepala Hewan Qurban

- Kamis, 9 Juni 2022 | 22:20 WIB
Ustadz H. Junaidi Hamsyah (Gubernur Bengkulu 2012-2015)
Ustadz H. Junaidi Hamsyah (Gubernur Bengkulu 2012-2015)

 

 

BENGKULU - Ada berbagai alasan orang menjual kepala atau kulit hewan qurban tetapi apapun alasannya perlakuan demikian dilarang berdasarkan syariat yang ada.

 

Bila kita baca ada beragam redaksi tekstual madzhab Syafi'i dan para pengikutnya mengatakan, tidak boleh menjual bagian dari hewan kurban baik berupa qurban nadzar atau yang sunah. (Pelarangan itu) baik berupa daging, lemak, tanduk, rambut dan sebagainya. Dan juga dilarang menjadikan kulit dan sebagainya itu untuk upah bagi tukang jagal. Akan tetapi yang diperbolehkan adalah seorang yang berkurban dan orang yang berhadiah menyedekahkannya atau juga boleh mengambilnya dengan dimanfaatkan barangnya seperti dibuat untuk beduk atau hal lainnya yang bermanfaat.

 

 

Tentu pendapat diatas adalah berdasarkan hadits-hadits nabi yang dengan terang dan jelas menyebutkan pelarangan-pelarangan menjual bagian-bagian dari hewan qurban yang di potong. Semoga menjadi perhatian bagi kita semua.

 

Halaman:

Editor: Andi Hartono

Tags

Terkini

Ketenangan Batin

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:00 WIB

137.443.000.000

Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Tentang Beratnya Tanggung Jawab

Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:10 WIB

Renungan Muharram

Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:50 WIB

Bulan Apa Rasulullah Berhijrah

Minggu, 31 Juli 2022 | 20:05 WIB

Selamat Tahun Baru Hijriah

Sabtu, 30 Juli 2022 | 20:10 WIB

Mana yang Baik antara Penghianat dengan Penjilat

Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:50 WIB

Menjembatani Orang

Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:45 WIB

Bermacam Ragam

Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:40 WIB

Selamat Berkumpul Kembali

Senin, 25 Juli 2022 | 19:30 WIB

Tuhan, Izinkan Kami Mengeluh

Minggu, 24 Juli 2022 | 19:30 WIB

Menelusuri Perjalanan Haji Bag. 34 Menuju Jeddah

Minggu, 17 Juli 2022 | 20:10 WIB

Menelusuri Perjalanan Haji Bag. 33 Tawaf Wada'

Minggu, 17 Juli 2022 | 20:00 WIB
X